Iga
Iga berusaha menemukan makna 'kesepian dan kesunyian' manusia dalam hiruk-pikuk percaturan hidup. Ia mencuba myelusur kembali ke akar - ingin...
Also Available in:
- Amazon
- Audible
- Barnes & Noble
- AbeBooks
- Kobo
More Details
Iga berusaha menemukan makna 'kesepian dan kesunyian' manusia dalam hiruk-pikuk percaturan hidup. Ia mencuba myelusur kembali ke akar - ingin mengecap nikmat daripada makna 'kesepian dan kesunyian' itu. Dalam Iga, manusia diyakini berasal daripada 'kesepian dan kesunyian', maka tidak seharusnya ia takut atau bimbang untuk kembali kepada 'kesepian dan kesunyian' itu sendiri kerana memang di situlah bermula akarnya.
Daripada 'kesepian dan kesunyian' itulah, Maha Pencipta mencipta penawar 'sepi dan sunyi' daripada tulang rusuk (iga0 manusia pertama. Daripada Iga, manusia menemui 'keriuhan' di dalam dan di luar dirinya. Keriuhan itu senantiasa berkembang dalam keanekaragaman warna hidup - dalam hubungan sesama manusia, hubungan dnegan Penciptanya, hubungan dengan seluruh hidup dan kehidupannya, kerana 'keriuhan' itulah juga kadangkala ia lupa pada akarnya. Iga jauh sekali daripada kecenderungan untuk membicarakan soal moral yang muluk - yang kadangkala itu hanya mainan lidah, tetapi Iga ialah catatan dari dunia 'sepi dan sunyi' yang kadangkala lemas ditenggelami arus keriuhan.
- Format:Unknown Binding
- Pages:94 pages
- Publication:2005
- Publisher:Dewan Bahasa Dan Pustaka
- Edition:
- Language:msa
- ISBN10:9836287698
- ISBN13:
- kindle Asin:9836287698









